Posted by: narozana | April 7, 2010

Hikmah musibah

Kita mungkin pernah mencicipi bagaimana beratnya sebuah musibah. Ada yang kehilangan uang di saat benar-benar membutuhkan, ada yang kehilangan sepeda, dan sebentuk musibah lainnya yang tak kita duga kedatangannya.

Ikhlas itu pada pukulan pertama. Ketika kita mendapat musibah, kita berusaha untuk melepaskan. Biarkan ia mengalir seperti air terjun, mengikuti semua prosedur Allah. Teringat sebuah lirik lagu, Allah terserah padaMu, aku ikut mau-Mu Allah..

Subhanallah, hati yang berat perlahan meringan.  Akan tetapi, airmata tetap jatuh. Entah airmata bersirat sedih atau haru.

Merujuk kepada untaian nasehat di pengajian Bangmod dua pekan silam, ada hikmah musibah bagi orang mukmin yang hendak saya bagi.

Musibah bagi orang mukmin mengandung banyak hikmah, 3 diantaranya yaitu:

1. Dihapus dosa-dosanya,

sebagaimana sabda Rosululloh shollalohu ‘alaihi wasallam: ”Senantiasa cobaan menimpa laki-laki dan perempuan yang beriman pada tubuhnya, harta, dan anaknya, sehingga ia berjumpa dengan Alloh Subhanahu wata’ala dalam keadaan tidak memiliki dosa.” (HR Ahmad dan At-Tirmidzi).

Juga hadits yang lain yang artinya: “Tidaklah seorang mukmin tertimpa musibah tertusuk duri atau lebih dari itu, kecuali dengannya Alloh akan menghapus sebagian dosanya.” (HR Bukhari dan Muslim)
2   Ditambah pahalanya, asal sabar dan ridho ketika ditimpa musibah itu.

Hal ini karena begitu besarnya pahala sabar sampai Alloh mengatakan dalam firmanNya:

“ Hanya disempurnakan kepada orang-orang sabar pahala mereka dengan tiada terhitung.” (Surah Az Zumar Ayat 10)

3. Ditinggikan derajatnya,

sebagaimana sabda Rosululloh Shollalohu ‘alahi wasallam yang diriwayatkan oleh Imam Muslim,
“ Tidaklah seorang muslim tertusuk duri, atau sesuatu yang lebih kecil dari duri, kecuali akan ditetapkan baginya satu derajat dan dihapuskan untuknya satu kesalahan “.
Juga Hadits yang lain :
“ Sesungguhnya ada orang yang mendapat kedudukan di sisi Alloh, akan tetapi tidak ada satu amalan pun darinya yang bisa mengantarkannya mencapai kedudukan itu, oleh karena itu Alloh Ta’ala mengujinya dengan sesuatu yang tidak ia sukai. Sehingga dengan hal itu, ia mendapatkan kedudukan tersebut “. (HR. Ibnu Hibban)
“ Orang yang mendapat cobaan paling berat adalah para nabi, kemudian para ulama, kemudian orang-orang shalih .” (HR. al-Hakim)

Subhanallah,

Biarkan ia mengalir seperti air terjun, mengikuti semua prosedur Allah.

Allah terserah padaMu, aku ikut mau-Mu Allah..


Responses

  1. subhanallah, terimakasih share tulisannya
    dapat ilmu disini, 3 hikmah dalam musibah:
    1. dihapus dosa-dosanya
    2. ditambah pahalanya
    3. ditinggikan derajadnya
    amin ya robal alamin

  2. Semoga bermanfaat Mas Addy.. Salam kenal ya. Saya pernah membaca tulisan mas di eramuslim. Saya juga ingin berbagi pengalaman tentang kehidupan saya di Bangkok di eramuslim, tetapi saya belum percaya diri, hehe.

  3. halo mbak mon!! :)
    aku berkunjung nih.
    btw, nice post..

    huff..ikhas itu, perjuangan seumur hidup memang.

  4. halo juga hayu :D
    Makasi terlah berkunjung ya. Gimana kabarnya nih?

  5. alhamdulillah baik..
    lagi skripsi nih mbak..
    doain yaa :)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.