Posted by: narozana | September 13, 2009

Inilah saya, lulusan Teknik Fisika!

picture1

Tiga pekan yang lalu, saya sedikit kesal dan merasa marah. Ketika di kelas teknologi bersih untuk bahan bakar padat, si dosen menanyakan tentang latar belakang keilmuan saya sebelumnya. Saya menjawab, saya dari Teknik Fisika. Beliau pun bertanya, Apa itu Teknik Fisika?

Ya Allah, beliau ternyata tidak tahu apa itu Teknik Fisika. Padahal beliau adalah lulusan doktor dari Jepang. Akhirnya saya jelaskan tentang apa itu Teknik Fisika. Setelah itu beliau bertanya lagi, Apakah kamu pernah mendapat kuliah kinetika reaksi di tahun kedua kuliah? Saya jawab, tidak pernah. dan tahukah kamu Kawan bagaimana respon beliau?

Respon beliau sedikit menjatuhkan, Pantas saja kamu tidak mengerti dengan materi ini, kamu bukan dari Teknik Kimia. ya Allah.. tega nian dikau.

Akhirnya saya menjawab, saya memang tidak pernah mendapatkan materi ini di kelas, tetapi ketika tugas akhir saya pelajari kinetika reaksi sendiri. Beliau hanya menjawab dengan nada yang sedikit melecehkan, oooo..

Saya pun teringat, bagaimana apresiasi dari dosen penguji terhadap tugas akhir saya. Topik tugas akhir saya tentang pemodelan gasifikasi batubara bawah tanah, salah satu  aplikasi dari teknologi batubara bersih. Memang materi dasarnya adalah kinetika reaksi, dan saya harus mempelajarinya sendiri. Hasilnya ketika pendadaran, seorang penguji mengatakan bahwa, ANDA TIDAK PERNAH MENDAPATKAN MATERI TENTANG KINETIKA REAKSI DI KELAS, TETAPI ANDA MEMBUKTIKAN BAHWA SEORANG MAHASISWA TEKNIK FISIKA BISA BELAJAR SENDIRI DAN MENGERTI TEKNIK KIMIA. Saya bangga dengan apa yang disampaikan oleh beliau. dan beliau pun mengatakan, teruskan mempelajari tentang bidang ini, saya yakin Anda bisa! Begitulah dosen saya di Teknik Fisika. Begitu memberi semangat.  Saya sungguh berterimakasih kepada Bapak Dr.-Ing Kusnanto dan Bapak Dr. Andang Widiharto, dua dosen yang tidak pernah menjatuhkan.

Dengan kembali mengingat perkataan tersebut, saya berusaha bangkit, belajar, dan membuktikan bahwa lulusan Teknik Fisika itu bisa! Meski yang kita pelajari tidak begitu dalam, tetapi itu lebih dari cukup untuk bisa memahami lebih dalam lagi ilmu-ilmu lain. Saya mengerti ini berat, tetapi semangat dan mimpi-mimpi memberi kekuatan lebih.

Sampai saat ini, saya masih harus terus belajar. Namun saya berani mengatakan kepada beliau, inilah saya, lulusan Teknik Fisika!

yes_you_can


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.