Saya menulis ini agar pikiran kembali ke level berpikir positif seperti dulu. Tidak ada lagi kecemasan dan kekhawatiran menjalani hidup. Semester ini terasa memang penuh cobaan akibat diri ini alpa untuk senantiasa positif. Hari-hari tak seperti dulu ketika masih banyak saudara yang mengingatkan ketika diri ini lalai. Ya, karena di sini sendiri, berkomunikasi dengan saudara-saudara pun bisa dihitung frekuensinya. Namun sekarang saya yakin, betapa begitu sayangnya Allah kepada diri ini, karena memberikan cobaan yang pada akhirnya membentuk diri ini lebih kuat dari sebelumnya. Karena Allah tahu, pundak ini nanti akan menjadi tempat bersandar bagi makhluk-makhluk Allah lainnya.
Akan saya sarikan beberapa nasehat yang saya peroleh dari Kawan-kawan terbaik saya selama ”jatuh” di semester ini,
”Khas yg dialami oleh seorang (apalagi orang baik) penuntut ilmu yg sedang merantau, apalagi ke luar negeri. Yg didapat dari Allah bukan ilmu (dg arti sempit scientific); melainkan pelajaran bagaimana smart dan sabar menjalani hidup, Dik.
Sabar dan sholat menjadi penolong…”
- untaian nasehat dari seorang dosen saya di Teknik Fisika -
” Mungkin gak kejadian2 buruk dan kondisi2 mental yg buruk yg monna alami berasal dr kondisi pikiran monna?
bgmn bs hal positif muncul bila yg kita pikirkan adlh hal negatif?
mau coba?
pikirkan, bayangkan, dan imajinasikan hal2 positif yg kamu inginkan. kondisi ideal yg kamu inginkan. bayangkan 3 kali sehari dan rasakan seolah2 kondisi itu sudah mewujud. bayangkan kejadiannya, rasakan nikmatnya dan bahagianya. jejali pikiran kmu hanya dgn hal2 yg kmu inginkan. be positive.
lalu perhatikan apa yg terjadi dl kehidupan kmu..”
- untaian nasehat dari Senior saya -
”Tanya untuk jiwamu :
Apakah jalur skrg adlh jalur impianmu? Bila ya, jalani dan hadapi semua tantangan. Do Whatever It Takes to make your dream come true!
Karena ini adalah hidupmu, bukan hidup teman2mu apalagi hidup dosenmu. Ini hidupmu, kamu yg bertanggung jawab, kamu yg menjalani, dan kamu yg akan menjadikannya indah.”
- untaian nasehat dari Senior saya -
”Mungkin kamu harus belajar narik hikmah dari berbagai macam hal. mungkin Allah SWT sedang berbicara kepada kamu bahwa,
” Ukhti Monna kalau jadi advisor jangan spt itu, menzalimi orang lain, makanya nanti kalo sudah jadi bu dosen advisor, amanah mu adalah membimbing dan membuat mereka pintar, serta adil memeberikan nilai, apapun latar belakangnya”
- untaian nasehat dari Senior saya -
Subhanallah, saya benar-benar merasa kaya dengan hikmah. InsyaAllah kamis pekan ini adalah hari pembuktian bagi saya. Akan ada ujian oral mini riset. InsyaAllah saya yakin bahwa SAYA BISA!







